7 Oktober 2026

Hoban Susun Model Tiap Unit Apartemen dengan Kecerdasan Buatan

Di Gimpo, gambar datar apartemen langsung menjadi model finishing seluruh unit. Di Jakarta, yang baru dibuka masih berupa lomba tenaga

HS Heru ST Pengelola Rubrik
7 Oktober 2026, 13:05 WIB 3 menit baca 18 pembaca
Hoban Susun Model Tiap Unit Apartemen dengan Kecerdasan Buatan
Karyawan Hoban Construction memeriksa status opsi tiap unit lewat teknologi pemodelan informasi bangunan di tapak Hoban Summit Pungmu, Gimpo. (Hoban Construction/Financial News)

Di tapak Hoban Summit Pungmu, Gimpo, gambar datar apartemen tidak lagi dibaca satu per satu. Pada Selasa, 7 Oktober 2026, Hoban Construction mengumumkan teknologi yang mengenali gambar dua dimensi, mengubahnya menjadi pemodelan informasi bangunan, lalu mencocokkannya dengan kontrak opsi penghuni.

Hasilnya model finishing tiga dimensi seluruh unit, sekaligus. Uji di Gimpo, Gyeonggi, sudah menghasilkan model itu dan dinilai layak dipakai mandor di lapangan.

Teknologi disusun bersama Molder Korea, perusahaan otomasi arsitektur dan interior. Financial News menulis nama yang sama sebagai Moldeu Korea. Perusahaan itu meraih penghargaan unggulan di kontes rintisan Hoban Next pada Mei 2026.

Masalahnya sederhana, dan mahal jika keliru. Denah bisa sama, tetapi bahan finishing dan peralatan berbeda antarunit karena pilihan calon penghuni. Dulu data kontrak dicek manual. Makin banyak unit, makin besar risiko luput atau salah pasang.

Pejabat Hoban, yang namanya tidak disebut dalam laporan ChosunBiz, mengatakan teknologi ini membuat informasi opsi yang kian beragam bisa dikelola lebih tertib dan dicerminkan akurat ke pekerjaan lapangan. Perusahaan berencana memperluas tapak, lalu mengaitkan data per unit ke jadwal kerja dan pemeriksaan mutu.

Kewajiban sudah ada, mesin per unit belum

Indonesia tidak memulai dari nol. Lampiran IV Permen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 22 Tahun 2018 mewajibkan pemodelan informasi bangunan pada gedung negara tidak sederhana, dengan luas di atas 2.000 meter persegi dan di atas dua lantai.

Keluaran yang wajib lahir dari model itu meliputi gambar arsitektur, struktur, utilitas, lansekap, rincian volume, dan rencana anggaran biaya. Peraturan ditetapkan 14 September 2018 dan diundangkan 15 Oktober 2018.

Pada 10 Juli 2023, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan kepada Antara bahwa kementerian mewajibkan seluruh pembangunan memakai pemodelan itu, terlebih lagi pada pembangunan di Ibu Kota Negara Nusantara semuanya harus menggunakan BIM.

Itu pernyataan pejabat, bukan pasal yang berdiri sendiri. Yang diatur secara tertulis tetap ambang luas dan jumlah lantai pada gedung negara tidak sederhana.

Yang baru diluncurkan pada 2026 masih berupa lomba. Direktorat Jenderal Bina Konstruksi dan Glodon Indonesia membuka Tantangan Utama Kecerdasan Buatan dan Pemodelan Informasi Bangunan Lima Dimensi, dalam rangkaian Hari Temu Arsitektur, Rekayasa, dan Konstruksi.

Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi Kimron Manik, mewakili Pelaksana Tugas Direktur Jenderal, berkata, “Suka atau tidak suka, pelaku konstruksi Indonesia saat ini harus mengikuti perkembangan teknologi digital.”

Menurut rilis ditjen itu, penguatan kompetensi masih menjadi tantangan. Kerja sama mencakup pelatihan, pemanfaatan kecerdasan buatan, dan peluang sertifikasi. Nota kesepahaman jangka panjang baru disebut sebagai rencana.

Pendaftaran, menurut Politeknik Negeri Banjarmasin, dibuka 12 Mei hingga 30 Juni 2026. Peserta meliputi mahasiswa tingkat akhir, lulusan baru, tenaga ahli, juru ukur kuantitas, dan insinyur. Total hadiah disebut lebih dari Rp160 juta, plus pelatihan dan akses perangkat lunak.

Pada 9 Juni 2026, Politeknik Negeri Jakarta menerima sertifikat pusat pelatihan resmi Glodon. Florentia Edrea, direktur negara Glodon Indonesia, hadir dalam serah terima itu.

Di Manila, 3 Oktober 2026, Wakil Presiden Glodon Wataru Matsumoto memaparkan angka vendor: hitung volume teknik sipil hingga 62,5 persen lebih cepat, akurasi prakiraan naik lebih dari 22 persen. Itu klaim perusahaan di forum Filipina, bukan hasil uji proyek Indonesia.

Di Gimpo, model sudah disusun sebelum tukang naik ke lantai. Di Jakarta, langkah publik terbaru masih mengajak orang berlomba memakai alat yang peraturannya sudah berusia delapan tahun.***

BAGIKAN:
HS

Heru ST

Pengelola Rubrik

Ahl IT dan olah data.

Artikel Terkait

Diskusi Praktisi (0)

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman lapangan.

Tinggalkan Komentar

Tidak ditampilkan publik.