20 September 2026

Kenapa Scrambler Listrik Ini Masih Cas di Dinding?

Ban naik, jok naik, tapak kelihatan siap, baterainya tetap nempel. Siap ke proyek tropis, atau cuma gaya Eropa?

HS Heru ST Pengelola Rubrik
15 September 2026, 11:26 WIB 3 menit baca 70 pembaca
Kenapa Scrambler Listrik Ini Masih Cas di Dinding?
RGNT Street Scrambler. Ban dan ground clearance naik; baterai tetap menempel, isi daya Type 2, bukan tukar pack. (electrek)

Ban depannya membesar. Jarak ke tanah naik. Stangnya lebih tinggi. Dari foto, motor ini kelihatan siap meninggalkan aspal.

Yang tidak berubah justru yang paling menentukan di lapangan: baterainya tetap menempel. Tidak ada pack yang ditukar di pos satpam.

Pada 9 September 2026, Electrek memuat RGNT Street Scrambler. Pembuat motor listrik retro dari Swedia ini menambah saudara bagi Street Classic. Harga mulai 9.495 euro.

Micah Toll, penulis Electrek, menulis bahwa perubahan itu “bukan Dakar Rally”. Hanya cukup untuk kerikil dan jalur ringan. Formula di bawah kulitnya hampir tidak diganggu.

Torsi besar, isi daya tetap di dinding

Street Scrambler memakai penggerak yang sama dengan Classic. Motor duduk di roda belakang, tipe hub, putaran langsung tanpa rantai. Daya puncak klaim 46 kilowatt. Torsi puncak klaim 540 newton-meter. Angka itu diukur di roda, bukan di poros mesin bensin.

Akselerasi klaim 0–100 kilometer per jam dalam 3,9 detik. Kecepatan puncak 135 kilometer per jam. Semua itu masih klaim, belum hasil tes independen model baru ini.

Baterai 8,3 atau 10,1 kilowatt-jam. Jarak klaim 139–170 kilometer menurut mix WLTP. Situs RGNT mengingatkan: suhu, beban, dan gaya berkendara mengubah angka itu.

Cas memakai colokan Type 2, standar dinding Eropa. Pengisi daya bawaan 1,8 kilowatt. Isi penuh sekitar 4 jam 35 menit. Opsi 6 kilowatt memangkas 20–80 persen menjadi kira-kira 50 menit, plus 1.895 euro.

Toll menilai analogi “setangki penuh waktu ngopi” masih terlalu pelan untuk touring jauh. Cukup untuk komuter dan jalur sesekali.

Naik 30 milimeter, arsitekturnya tidak pindah benua

Ground clearance, jarak terendah rangka ke tanah naik dari 230 menjadi 260 milimeter. Tinggi jok 830 milimeter. Roda depan 18 inci dengan ban on/off-road. Belakang tetap 17 inci.

Situs pabrikan merangkum: penggerak sama, sikap lebih tegak, lanjut di titik aspal berhenti.

Yang tidak ikut naik adalah logika isi daya. Pack tidak dilepas. Tidak ada stasiun tukar. Colokan tetap Type 2.

Generasi lama No.1 Scrambler SE, yang diuji Mike Hunger di Downtown Magazine pada 2 Februari 2024, sudah memperlihatkan pola itu. Jarak nyata sekitar 150 kilometer di Eropa. Tur Alpen tanpa berhenti harus dikubur. Daya generasi itu jauh lebih kecil. Street Series 46 kilowatt adalah lompatan lain, bukan motor tes 2024.

Di tapak tropis, panas, tanjakan, dua penumpang, dan stop-and-go biasanya memakan jarak lebih cepat. Ground clearance 260 milimeter menolong batu dan genangan dangkal. Itu bukan jaminan debu, banjir, atau suku cadang hub di luar jaringan Eropa.

RGNT menyebut 13 mitra uji di Eropa. Pengiriman Street Series di situs: kuartal I 2027. Reservasi 100 euro. Uang muka 1.000 euro tidak dikembalikan.

Dua kali ambruk, tetap dibuat tangan

RGNT berdiri 2019. Volume kecil, dirakit tangan. Sempat jatuh pada Desember 2023. Bangkit lagi. Pada 20 Januari 2026, RGNT Reborn AB mengajukan kebangkrutan. Pemicu yang disebut perusahaan: mitra logistik merusak arus kas.

The Pack pada 13 Februari 2026 menulis: aset diambil tim lama. CEO tetap Jonathan Åström. Ia berterima kasih pada komunitas, dealer, pemasok, dan pelanggan.

Situs kini menyebut bengkel di Anneberg. Liputan lama sempat menyebut Kungsbacka, Göteborg, lalu Åskloster. Alamat itu belum seragam.

Lebih dari 600 unit sudah dikirim, klaim situs. Bukan pabrik ribuan per tahun. Harga Scrambler baru jauh di bawah No.1 Scrambler SE yang sempat 14.495–15.495 euro.

Åström, 10 Desember 2025, soal Street Classic, platform yang sama berkata desain klasik dan inovasi listrik bukan kompromi, melainkan peningkatan. Ia tidak berbicara khusus soal Scrambler pada pekan rilis September.

Kalau proyek membutuhkan motor yang kelihatan siap ke tapak, foto ini menggoda. Kalau proyek membutuhkan isi daya dalam 10 menit di pos jaga, arsitektur ini masih milik dinding rumah Eropa.

Lalu, untuk jalan rusak di tropis, mana yang lebih menentukan: tinggi ground clearance, atau baterai yang bisa ditukar sebelum hujan turun?***

BAGIKAN:
HS

Heru ST

Pengelola Rubrik

Ahl IT dan olah data.

Artikel Terkait

Diskusi Praktisi (0)

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman lapangan.

Tinggalkan Komentar

Tidak ditampilkan publik.