4 November 2026

HD Hyundai Pimpin Proyek Kembaran Digital Ekskavator Otonom

Korea Selatan menunjuk HD Hyundai Site Solution memimpin konsorsium untuk membangun platform simulasi presisi tinggi yang meniru kerja ekskavator di dunia maya, demi mempercepat teknologi tanpa operator hingga 2029.

S Sagara Pengelola Rubrik
27 Oktober 2026, 12:53 WIB 3 menit baca 107 pembaca
HD Hyundai Pimpin Proyek Kembaran Digital Ekskavator Otonom
Konsep ekskavator masa depan Future-X milik HD Hyundai Site Solution. (Sumber: HD Hyundai)

HD Hyundai Site Solution terpilih sebagai operator utama proyek pemerintah Korea Selatan untuk mengembangkan platform kembaran digital berbasis simulasi presisi tinggi bagi ekskavator otonom berbasis kecerdasan buatan. Pengumuman itu disampaikan perusahaan pada 25 Oktober 2026.

Proyek yang dijalankan di bawah Kementerian Perdagangan, Industri, dan Sumber Daya ini berjudul pengembangan platform kembaran digital berbasis simulasi presisi tinggi untuk ekskavator otonom kecerdasan buatan tanpa operator. Total anggarannya mencapai 6,33 miliar won, atau sekitar USD4,6 juta, dan akan berjalan hingga Desember 2029.

Konsorsium yang digawangi HD Hyundai juga melibatkan SimG, Lembaga Penelitian Peralatan Konstruksi Korea, Lembaga Teknologi Industri Korea, serta Asosiasi Produsen Peralatan Konstruksi Korea. Mereka akan mereplikasi di ruang virtual cara kerja peralatan konstruksi, termasuk sistem hidrolik, dinamika multibody, dan powertrain, serta interaksi fisik antara mesin dan tanah.

Dari Desain hingga Validasi di Dunia Maya

Platform yang dihasilkan memungkinkan seluruh proses dilakukan secara virtual: desain peralatan utama seperti ekskavator, wheel loader, dan truk artikulasi, pengembangan serta pelatihan teknologi otonom, hingga validasi lapangan. Hasil simulasi kemudian dibandingkan dengan data peralatan nyata.

Pendekatan ini diharapkan mengatasi hambatan selama ini. Pengujian di kondisi kerja beragam sering terkendala keterbatasan alat, faktor lingkungan, dan risiko keselamatan. Dengan validasi awal di dunia maya, kemajuan teknologi kecerdasan buatan bisa dipercepat.

HD Hyundai Site Solution sendiri bertanggung jawab menyusun spesifikasi standar database komponen untuk simulasi virtual, melakukan validasi lapangan, serta menilai skenario operasional. Perusahaan akan memasukkan data lapangan dan pengalaman uji coba yang telah dikumpulkannya untuk meningkatkan peluang komersialisasi.

Langkah ini melanjutkan fondasi digital yang sudah dibangun perusahaan. Pada Januari 2024, HD Hyundai membuka Pusat Pelatihan Virtual di Pusat Penelitian dan Pengembangan Global di Pangyo. Fasilitas itu memanfaatkan realitas virtual dan kembaran digital untuk pelatihan operator serta verifikasi produk.

Pada April 2026, perusahaan juga untuk pertama kalinya mengerahkan ekskavator otonom di lapangan nyata. Unit seberat 22 ton yang dilengkapi solusi Real-X gabungan platform pintar HD Hyundai dan teknologi dari Gravis Robotics, diserahkan ke situs KIBAG di Tuggen, Swiss, untuk pekerjaan tanah sepanjang satu kilometer.

Kwak Seong-gyu, Direktur Eksekutif yang membidangi teknologi virtual di HD Hyundai Site Solution, mengatakan partisipasi dalam proyek inti yang akan memimpin otonomi kecerdasan buatan di industri mesin konstruksi sangat bermakna.

“Berdasarkan pengetahuan yang sudah terbukti di lapangan, kami akan aktif berkontribusi pada produksi massal teknologi otonomi tanpa operator untuk meningkatkan keselamatan dan produktivitas di lokasi konstruksi masa depan,” ujarnya.

Proyek ini menjadi bagian dari dorongan lebih luas HD Hyundai dalam digitalisasi dan kecerdasan buatan, termasuk di bidang perkapalan dan galangan. Bagi industri konstruksi yang menghadapi kekurangan tenaga terampil dan tuntutan keselamatan yang semakin tinggi, platform simulasi ini menawarkan jalan untuk menguji teknologi sebelum diturunkan ke dunia nyata.***

BAGIKAN:
S

Sagara

Pengelola Rubrik

Ahl IT dan olah data.

Artikel Terkait

Diskusi Praktisi (0)

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman lapangan.

Tinggalkan Komentar

Tidak ditampilkan publik.