25 September 2026

Kenapa Menara Kayu 13 Lantai Bisa Lebih Cepat?

Di Ohio, asrama kayu 13 lantai topping 10 minggu lebih awal, bukan slogan hijau, 44 panel sehari. Kita sudah siap?

HS Heru ST Pengelola Rubrik
25 September 2026, 16:17 WIB 4 menit baca 16 pembaca
Kenapa Menara Kayu 13 Lantai Bisa Lebih Cepat?
Rangka mass timber INTRO Columbus saat fase topping: panel CLT dan balok glulam terpasang, dinding luar mulai naik di lantai bawah. (Ilustrasi AI Generate)

Di sudut High Street, Columbus, struktur kayu 13 lantai sudah menyentuh puncak pada 8 September 2026. Target semula November. Selisihnya hampir 10 minggu.

Nama resminya sekarang INTRO Columbus. Dulu media menyebutnya 9th and High. Lokasinya 1497 North High Street, beberapa blok dari Ohio State.

Angkanya konkret. Tinggi sekitar 158 kaki. Luas 242.000 kaki persegi. 186 unit, 493 tempat tidur. Campuran townhome dan apartemen.

Tim proyek mengklaim ini hunian mahasiswa mass timber tertinggi di Amerika Serikat, sekaligus gedung mass timber pertama di Columbus. Mass timber artinya kayu rekayasa tebal, bukan papan biasa yang dipres jadi panel dan balok siap rakit.

Itu klaim untuk asrama mahasiswa. Bukan klaim gedung kayu tertinggi di seluruh AS. Dua hal itu sering tertukar.

Asrama kayu 13 lantai topping 10 minggu lebih awal

Kayu itu datang dari pabrik SmartLam di Alabama. Panel CLT, papan kayu disilang lalu dilem jadi lantai tebal dan balok glulam dipotong di pabrik, lalu dikirim siap pasang.

Kontraktor Elford memasang rata-rata 44 panel CLT per hari. Laju kasarnya 2,5 lantai setiap dua sampai tiga minggu. Groundbreaking 8 September 2025. Tepat setahun kemudian, rangka kayu sudah topping.

Karena puncak selesai lebih dulu, pekerjaan lain tidak mengantri. Dinding luar, jendela, rangka interior, serta MEP, saluran mekanikal, elektrikal, dan plumbing, sudah naik di lantai bawah.

Superintendent Elford, Shane Warner, berkata pemasangan berjalan about as smoothly as you could ask for. Urutan rapat. Orang tahu harus berdiri di mana.

Josh Dortzbach dari Forefront Structural Engineers lebih tajam. Setiap hari yang dihemat di rangka, katanya, langsung dikembalikan ke tukang lain. Sepuluh minggu maju berarti selubung, fit-out, dan uji sistem ikut bergeser. Untuk hunian mahasiswa, kalender akademik tidak bisa dinegosiasi.

Mark Bell, CEO pengembang Harbor Bay Ventures, melihat puncak 158 kaki sebagai tanda mahasiswa bisa masuk musim panas 2027 dan merasakan bangunan yang tampilan dan suasananya berbeda dari apa pun yang ada di dekat kampus.

Arsitek DLR Group, Cameron Jacobson, tidak ingin kayu hanya jadi dekorasi lobi. Panel dan balok dibiarkan terlihat di unit, biar terasa rumah, bukan asrama institusi. Finishing ikut berkurang.

Cara kerja mass timber, tahan api, dan rantai pasok kayu

Sistemnya hybrid. Podium beton satu lantai. Di atasnya kolom dan balok glulam plus lantai CLT. Konektor tersembunyi Simpson Strong-Tie dipakai untuk menargetkan tahan api dua jam.

Forefront menambah konektor komposit agar pelat beton tipis di atas dek CLT bekerja bersama. Bentang lebih panjang. Lendutan lebih kecil. WoodWorks mencatat tipenya IV-B. Ohio sudah memakai ketentuan tall wood IBC 2021, aturan bangunan yang mengizinkan kayu tinggi jika detail api dan struktur ketat.

Lahan ini bekas bar kampus Bier Stube yang hampir 60 tahun. Bar itu dibongkar dan pindah. Di tempatnya sekarang uji lapangan mass timber di Midwest, bukan hanya di pantai barat.

Tim proyek menghitung penghematan sekitar 1.128 metrik ton CO₂e dibanding baja-beton setara. Kayu dari Alabama, bukan Eropa, diklaim memotong emisi angkut sekitar 55 persen. Volume pasokan sempat disebut 4.306 meter kubik. Itu angka internal. Belum ada audit publik yang mengunci angka itu.

Harbor Bay langsung mengumumkan proyek kayu berikutnya dekat Michigan State. Pipeline sudah bergerak.

Laporan topping dan laporan desain menuliskan kecepatan itu tanpa banyak basa-basi: prefabrikasi plus urutan lapangan yang rapat.

Apa yang harus disiapkan agar menara kayu bisa dibangun di Indonesia

Di Indonesia kayu rekayasa sudah ada. Menara kayu di kota padat masih terdengar asing.

Yang menentukan bukan slogan rendah karbon. Yang menentukan: ada tidak pabrik panel siap potong dengan toleransi dan jadwal seperti SmartLam. Dan SNI kebakaran sudah belum siap untuk kayu terekspos, tipe setara IV-B, konektor tersembunyi, plus hybrid podium beton.

Tanpa dua itu, 44 panel sehari hanya jadi angka dari Ohio. Bukan metode yang bisa ditiru di rusun atau asrama kampus kita.

Kalau rantai pasok panel dan aturan api sudah ada, apakah kita masih membahas kayu versus beton atau mulai membahas minggu yang bisa dihemat sebelum musim hujan?***

BAGIKAN:
HS

Heru ST

Pengelola Rubrik

Ahl IT dan olah data.

Artikel Terkait

Diskusi Praktisi (0)

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman lapangan.

Tinggalkan Komentar

Tidak ditampilkan publik.