Kementerian PU Siapkan 13.296 Proyek Irigasi, Anggaran Rp2,99 T
Kementerian PU menargetkan 13.296 lokasi irigasi padat karya pada 2027. Anggaran Rp2,99 triliun disiapkan untuk memperkuat jaringan pengairan pertanian.
Kementerian PU Buka Usulan Proyek Irigasi 2027
Jakarta — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membuka pengusulan lokasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2027 mulai 26 Oktober hingga 30 November 2026.
Program tersebut menargetkan 13.296 lokasi dengan pagu anggaran Rp2,99 triliun, meningkat dibandingkan sekitar 12.000 lokasi pada 2026.
P3-TGAI merupakan program padat karya yang melibatkan masyarakat dalam perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi tersier guna mendukung produktivitas pertanian.
Irigasi Jadi Penopang Swasembada Pangan
Menteri PU Dody Hanggodo menempatkan pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi sebagai bagian penting dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.
Melalui pendekatan padat karya, program ini juga diharapkan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat desa sekaligus meningkatkan ketersediaan air untuk lahan pertanian.
Menurut laporan ANTARA, realisasi anggaran Kementerian PU hingga 31 Agustus 2026 mencapai sekitar Rp69 triliun dari pagu Rp132,38 triliun.
Peluang bagi Kelompok Petani dan Pelaku Konstruksi
Pelaksanaan P3-TGAI melibatkan kelompok petani pemakai air (P3A) sebagai pelaku utama kegiatan di tingkat desa.
Pemerintah daerah dan kelompok penerima manfaat perlu memastikan lokasi yang diusulkan memenuhi persyaratan administrasi serta verifikasi teknis.
Bagi sektor konstruksi, program ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian masih mengandalkan pekerjaan berbasis masyarakat, di tengah perkembangan teknologi otomasi alat berat di berbagai negara.
Keberhasilan program tidak hanya bergantung pada jumlah lokasi yang ditangani, tetapi juga kualitas saluran irigasi dan manfaatnya bagi petani.***
Artikel Terkait
Diskusi Praktisi (0)
Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman lapangan.